Kamis, 04 April 2013

Beda Eyang Subur dan Simbah Wuri | Jalan Fasiq dan Musyrik atau Rabany ?

0 komentar

Beda Eyang Subur dan Simbah Wuri | Jalan Fasiq dan Musyrik atau Rabany ?


Eyang Subur, Pengobat dukun
Beda Simbah Wuri Gurungaji YGNI dan Eyang Subur
PEMUDA PAKARTI. Perseteruan Adi Bing Slamet dan Eyang Subur mucul tiap hari di televisi sehingga menjadi berita paling ngetop selama 2 minngu di bulan maret dan kayaknya masih berlanjut di minggu-minggu kedepan.Eyang subur banyak dipercaya mempuyai "berkah"  sehingga banyak orang-orang kaya dan selebritis dikordinir dan terorganisir untuk bisa ikut dan diikutkan dalam pertemuan ( katanya pengajian) . Tapi yang dibahas dalam pengajian itu jauh dari nilai-nilai Islam bahkan hanya menjauhkan dari Islam , itu kata bekas pengikutnya Artis Adi Bing Slamet. Adi Bing Slamet merasa dibohongi dan disesatkan oleh Eyang Subur.

Sementara Eyang Subur awalnya dipercaya bisa memberikan berkah dan kesuksesan dan bisa melakukan penyembuhan berbagai penyakit tentunya dengan cara-cara sesat menurut Adi BS.

Jadi menurut berita di infotainment baik dari pengikut maupun yang menentangnya dapat disimpulkan bahwa Eyang Subur itu :

  1. Paranaromal orang tua handal yang dapat membantu berbagai masalah para pengikutnya
  2. Orang Pintar/Orang Tua yang punya pengaruh untuk mengeruk kepentingan pribadi.
  3. menyebarkan pahat sesat kepada masyarakat khususnya kepada pengikutnya.
  4. Orang yang berpengaruh pada kalangan atas / artis Tapi yang jelas yang diajarkan oleh Eyang Subur jauh dari nilai-nilai Syariat Islam.

Di Purwojati ada Guru ngaji di lembaga YGNI berdakwah untuk kejayaan Islam yang berdasarkan Alquran dan Sunnah dan juga melayani pengobatan yang syar`i dan konsultasi berbagai masalah yang dilandasakan pada Alquran dan Sunnah tapi sayangnya ia mendapat banyak musuh baik karena merasa tersaingi lembaganya maupun karena pemahaman keagamaan lawannya yang mengaku paling benar sendiri selalu dibantah dengan baik.

Pelayanan dan bakti Simbah Wuri yang selama dilakukan adalah :
  1. Mendirikan sekolah keagamaan lewat YGNI Banyumas formal dan non formal
  2. Mendirikan berbagai organisasi diantarangya FKGNI, Pemuda Pakarti , Swara Lantang dll.
  3. Menjadi pengurus berbagai organisasi : BPTKI Banyumas, MUI dan FKAUB Purwojati, dll
  4. Melayani pengobatan dan konsultasi berbagai masalah (Karomah Maunah)diantaranya :
  • Pengobatan Hijamah/bekam (sesuai sunnah nabi) dapat mengobati berbagai macam penyakit
  • Pengobatan Refleksi juga dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit.
  • Penyembuhan lewat Herbal 
  • Penyembuhan lewat doa/ rukyah (baik sakit lahir maupun batin termasuk gangguan jin, setan, sihir, santet dengan ruqyah syar`iah.
  • Penyakit yang sudah ditangani selama ini adalah : sakit kanker, darah tinggi, maag, kolesterol tinggi , susah keturunan, lemah syahwat, dll termasuk juga pelayanan doa untuk susah jodoh, susuah kerja dll)

Dari Tulisan dapat disimpulkan Eyang Subur dan Simbah Wuri sama-sama melayani orang yang kesusahan dan kesulitan serta yang ingin dibantu tapi bedanya Eyang Subur banyak melayani orang kaya/elit dan banyak mendapat simpati dan dukungan walau yang diajarkan Sesat dan Menyesatkan (itu kata yang yang menentangnya) ,Tapi Simbah Wuri banyak melayani orang miskin.kecil tapi banyak mendapat musuh karena iri dan lainnya padahal yang dilakukan sesuai alquran dan sunnah dan membantu orang miskin

Penulis Adalah Anggota Pakarti

Sumber ; Pemuda pakarti

Senin, 04 Maret 2013

Back Link, Guru Ngaji YGNI, Pemuda Pakarti, Laziswaq, xidix

0 komentar

Belajar Excel bagi Pemula , Fungsi-fungsi pada Excel

0 komentar

Bagian 6 - Penutup

0 komentar

Bagian 6 - Penutup


Demikian para pengunjung, seri tutorial dasar Excel ini kami buat dalam 5 bagian. Walaupun dibuat bukan untuk menguasai Excel secara mahir, namun diharapkan seri ini dapat menjadi pijakan dasar bagi Anda untuk  mempelajari Excel lebih lanjut.

Semoga tutorial ini dan artikel-artikel berikutnya di situs ini dapat  bermanfaat bagi Anda semua

Bagian 5 - Merapikan Worksheet

0 komentar

Bagian 5 - Merapikan Worksheet

Saatnya merapikan ruang kerja kita, setuju ya ?

Pengantar

Dengan mengikuti tutorial dari bagian 1 s/d 4 harusnya kita sudah dapat mengoperasikan Excel dengan cukup memadai. Namun ada kekurangan yang cukup mengganggu, tampilan datanya masih tidak begitu menarik.

Berikut kami tunjukkan cara melakukan formatting sekaligus sebagai penutup seri tutorial dasar Excel ini. Semoga bermanfaat.

Catatan : Klik pada gambar untuk memperbesar dan memperjelas.

Menggunakan Format Angka

  1. Pilihlah range cell dari alamat B2 s/d E9. Jika Anda menggunakan mouse klik alamat cell B2 terlebih dahulu, dan tanpa melepaskan klik pada mouse tarik area sampai ke cell E9.



    Area ini merupakan area angka yang akan kita rapikan dengan format pemisah ribuan sehingga bisa terbaca dengan lebih jelas.
  2. Klik tombol kanan mouse Anda pada area tersebut untuk memunculkan menu kontekstual, dan pilih Format Cells....

  3. Pada dialog yang muncul, pilih tab Number. Kemudian pilih Number pada bagian Category, dan input berikut :
    • Decimal places : 0
    • Use 1000 Separator (,) : Ya



      Klik tombol OK.
  4. Perhatikan data angka Anda sudah memiliki pemisah ribuan.
  5. Selesai.

Menebalkan Huruf Header

  1. Pilih area heading cell A1 sampai dengan F1.
  2. Tekan tombol CTRL + B untuk menebalkan huruf heading tersebut.

  3. Selesai.

Merubah Nama Worksheet

Perhatikan pada bagian kiri bawah worksheet Anda, terdapat tab-tab dengan nama Sheet1, Sheet2, dan Sheet3. Ini artinya workbook Anda sebenarnya berisi 3 worksheet yang dipisahkan dengan nama tab tersendiri.


Secara default, kita akan bekerja dengan Sheet1. Cobalah klik tab Sheet2, Anda akan mendapatkan worksheet kosong bukan ?

Penamaan sheet ini kurang mendeskripsikan apa yang sedang kita kerjakan. Kita akan coba merubah nama Sheet1 menjadi  Data Penjualan dengan cara berikut ini :
  1. Klik kanan pada nama Sheet1 untuk memunculkan menu kontekstual, dan pilih menu Rename.

  2. Ketik Data Penjualan pada saat masuk ke modus edit dan tekan tombol Enter.
  3. Nama tab kita sudah berubah dari Sheet1 menjadi Data Penjualan.

  4. Selesai.

Kesimpulan

Bagian 5 dari tutorial dasar ini menunjukkan beberapa tips formatting agar tampilan data kita lebih baik. Hasil akhir yang harusnya Anda dapatkan tampak seperti pada gambar berikut.


Walaupun belum sempurna, tapi ini akan menjadi pijakan dasar untuk mengenali berbagai fungsi dasar Excel. Anda tinggal memperdalam dengan membaca berbagai tips dan tutorial kami yang ada di Pemuda       Pakarti

Bagian 4 - Menggunakan Rumus dan Fungsi

0 komentar

Bagian 4 - Menggunakan Rumus dan Fungsi

Saatnya melangkah ke penggunaan Rumus dan Fungsi nih...

Pengantar

Pada bagian 4 ini kita akan membahas beberapa penggunaan rumus dan fungsi sederhana, yang menjadikan Excel sebagai pengolah data yang kaya fitur.

Rumus Arimatika Dasar (Perkalian)

  1. Buka kembali file workbook BelajarExcel.xls dari latihan sebelumnya.
  2. Tambahkan baris dan kolom baru pada workbook kita, dan kemudian isi data seperti terlihat pada gambar berikut ini.



    Terlihat pada gambar, kolom D dan E hanya baris 1 yang berisi data. Selebihnya akan kita isi dengan rumus (formula).
  3. Tempatkan cell pada alamat D2. Ketik rumus berikut pada cell tersebut dan tekan tombol Enter.

    =B2 * C2



    Apa hasil yang kita dapatkan ? Perkalian antara nilai 25000 (B2) dengan 120 (C2) yaitu 30000000 bukan ?
  4. Keterangan : Setiap rumus pada Excel selalu dimulai dengan tanda sama dengan ( = ) diikuti dengan fungsi, data ataupun alamat cell yang mewakili data itu sendiri.

    Pada contoh nomor 3 di atas kita mengisi D2 dengan perkalian dari isi cell B2 dan C2.

    Operator perkalian pada Excel adalah karakter bintang ( * ). Rumus yang digunakan tetap terlihat di sebuah kotak yang dinamakan dengan Formula Bar (lihat gambar di atas).
  5. Dengan menggunakan mouse, klik fill handle pada cell D2 dan tarik sampai dengan cell D8  kemudian dilepaskan kliknya. Apa hasil yang Anda dapatkan ?



    Pada kasus ini fill handle tidak digunakan untuk mengisi urutan nilai, tapi menduplikasikan formula perkalian antara kolom B dan C. Nomor baris terlihat disesuaikan dengan posisi baris saat ini.

  6. Pada contoh ini ditunjukkan hanya contoh perkalian, namun Anda dapat menggunakan operator aritmatika lain seperti penjumlahan (+), penguarangan (-), maupun pembagian ( / ) tanpa kesulitan berarti.

Mengatur Lebar Kolom

Perhatikan gambar hasil eksekusi poin no.3 di atas. Terlihat bahwa rumus pada baris terakhir menghasilkan nilai 1.6E+08. Ini artinya data kita tidak muat untuk ditampilkan pada kolom selebar itu, sehingga nilai angka dipersingkat (E+08 artinya pangkat 8).

Agar data dapat ditampilkan dengan penuh maka kita perlu melebarkan kolom tersebut. Caranya adalah sebagai berikut :
  1. Arahkan cursor mouse ke heading antara kolom D dan E sehingga muncul tanda cursor 4 mata angin.

  2. Klik dan tahan mouse pada posisi tersebut, dan cobalah gerakkan mouse ke kiri atau kanan. Apa yang terjadi ? Ada suatu garis batas yang menunjukkan kolom D akan bertambah kecil atau besar sesuai gerakan mouse.

    Untuk contoh kita kali ini, yang kita lakukan adalah memperlebar kolom D. Lepaskan klik pada mouse jika Anda merasa kolom tersebut sudah cukup lebar.

  3. Nilai akan tampil sepenuhnya jika kolom sudah cukup lebar.

  4. Selesai.

Menggunakan Fungsi SUM

  1. Selain operator, kita dapat menggunakan berbagai fungsi yang tersedia untuk melakukan pengolahan data yang lebih kompleks. Untuk contoh, kita akan gunakan fungsi SUM yang bertujuan menghitung total suatu range data.
  2. Tempatkan cell pada alamat D9 dan ketik formula berikut ini dan tekan Enter.

    =SUM(D2:D8)


    Apa yang kita dapatkan ? Kolom D9 akan diisi dengan hasil penjumlahan dari cell D2 sampai dengan D8 - yang diwakili dengan penulisan D2:D8.

    Perhatikan juga penulisan D2:D8 akan mengakibatkan cell-cell tersebut di-"pagari" oleh batas garis biru.
  3. Simpan workbook Anda dengan menekan tombol CTRL + S.
  4. Selesai.

Tugas : Memasukkan Rumus Potongan Harga

  1. Cobalah isi baris-baris pada kolom E (Diskon) dengan rumus total dikalikan dengan potongan20%.
  2. Hitung jumlah total diskon pada kolom E9.
Hasil pekerjaan boleh diemail kepada kami di webmaster@belajarexcel.info untuk memastikan Anda memasukkan rumus dengan benar.

Kesimpulan

Bagian 4 memaparkan penggunaan rumus dari penggunaan referensi, operator dan fungsi yang sederhana. Untuk informasi lebih jauh mengenai rumus/formula dapat melihat artikel kami pada url berikut : Rumus / Formula pada Excel 2007.

Di samping penggunaan rumus, bagian 4 ini juga memperkenalkan cara mengatur kolom dari cell.

Bagian 3 - Bekerja Lebih Lanjut dengan Cell

0 komentar

Bagian 3 - Bekerja Lebih Lanjut dengan Cell

Pengantar

Pada bagian 2 tutorial dasar ini kita telah mempelajari bagaimana cara memasukkan data pada cell. Dan pada bagian 3 ini kita melangkah lebih jauh bagaimana bekerja dengan cell.

Berikut ini adalah beberapa diantaranya yang perlu kita ketahui.

Melakukan Duplikasi Cell

  1. Buka kembali file BelajarExcel.xls yang telah Anda kerjakan di Bagian 2.
  2. Arahkan cell ke alamat B1, dan tekan tombol CTRL + C (copy). Terlihat pembatas di sekeliling active cell akan memiliki animasi garis berjalan seperti semut (marching ants).
  3. Arahkan cell ke alamat B2, dan tekan tombol CTRL + V (paste). Isi cell akan diduplikasi dari cellB1.

  4. Selesai.

Memindahkan Cell - Cara Pertama

  1. Arahkan cell ke alamat B2, dan tekan tombol CTRL + X (cut). 
  2. Arahkan cell ke alamat C1, dan tekan tombol CTRL + V (paste). Isi cell akan dipindahkan dari alamat B2 ke alamat C1.

  3. Selesai.

Memindahkan Cell - Cara Kedua

  1. Arahkan cell ke alamat C1, dengan menggunakan mouse arahkan ke sisi tepi dari active cellsampai muncul cursor 4 sisi panah dan klik mouse Anda - seperti ditunjukkan pada gambar berikut.

  2. Dengan tetap tidak melepaskan tombol mouse Anda, arahkan cell tersebut ke alamat B2 dan lepaskan klik tombol Anda. Cell telah  dipindahkan dari alamat C1 ke alamat B2.

  3. Selesai.

Menyisipkan Kolom Baru

  1. Klik heading "A" pada bagian atas worksheet sehingga seluruh cell pada kolom "A" menjadi aktif.

  2. Klik kanan pada kolom tersebut sehingga memunculkan kontekstual menu, pilih Insert.

  3. Kolom baru telah disisipkan pada heading "A", sehingga isi sebelumnya bergeser ke kolom setelahnya.

  4. Dengan prinsip yang sama, Anda dapat menyisipkan baris melalui menu insert pada kontekstual menu di heading baris.
  5. Selesai.

Membuat Nomor Urut

  1. Pada cell A1, isi dengan angka 1.
  2. Pada cell A2, isi dengan angka 2.
  3. Arahkan kembali cell ke A1, kemudian tekan tombol SHIFT + [Tombol Panah Bawah]. Terlihat kita saat ini memiliki 2 active cell, yang akan kita sebut kemudian dengan cell range karena terdiri dari lebih dari satu active cell.

  4. Perhatikan bahwa pada bagian kanan bawah active cell selalu terdapat kotak kecil hitam yang dinamakan dengan fill handle (lihat gambar).

  5. Sekarang mari kita arahkan mouse tepat ke fill handle tersebut, klik dan tahan tombol mouse kita.
  6. Dengan tetap menahan tombol mouse, arahkan fill handle beberapa baris ke bawah sebelum melepaskan tombol mouse kita.

    Kita akan mendapatkan suatu deretan nomor urut sepanjang tarikan mouse tadi. Mudah bukan ?

  7. Selesai

Kesimpulan

Bagian 3 ini kami tutup dengan operasi pengisian suatu nomor urut ke beberapa cell. Telah ditunjukkan bahwa cukup banyak operasi cell seperti duplikasi (copy), pemindahan (move), dan penyisipan cell (insert).

Telah diperkenalkan juga fill handle pada active cell yang berfungsi untuk melakukan duplikasi maupunpengisian deret urut, dimana contoh kali ini kita mengambil pendekatan fungsi terakhir.

Pada bagian berikutnya kita akan membahas contoh mengenai penggunaan dasar rumus (formula) dan fungsi.

Blogger templates